Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 372 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau
Advertisement . Scroll to see content

Kapan Kita Harus Menentukan Cut Loss dalam Trading Saham supaya Tak Rugi Besar?

Rabu, 23 Maret 2022 - 17:10:00 WIB
Kapan Kita Harus Menentukan Cut Loss dalam Trading Saham supaya Tak Rugi Besar?
Kapan kita harus menentukan cut loss dalam trading saham supaya tak rugi besar?
Advertisement . Scroll to see content

Sementara jika patokan berdasarkan titik support, maka batasan cut loss bisa ditetapkan dengan melihat rekomendasi saham harian yang dikirim sekuritas. Karena mengikuti pergerakan naik dan turunnya harga saham tanpa menetapkan lebih dahulu, cara ini dianggap lebih fleksibel. 

Kapan Kita Harus Menentukan Cut Loss dalam Trading Saham?

Ada beberapa kondisi kapan kita harus menentukan cut loss dalam trading saham, berikut ini di antaranya dikutip dari sejumlah sumber: 

1. Harga Saham Turun Terus

Jika harga saham yang kamu pegang menurun terus, lebih baik lakukan cut loss. Kuncinya, dengan berupaya mengetahui arah pergerakan saham tersebut, apakah akan naik, turun, atau sideways dalam kurun waktu kurang dari satu tahun atau kurang dari beberapa bulan tergantung dari jangka waktu trading yang kamu lakukan.

Sangat tidak disarankan untuk mempertahankan saham perusahaan yang bermasalah. Jika saham tersebut dipertahankan, kamu bakal menderita kerugian besar.

2. Kerugian Mencapai Batas

Anda perlu menentukan batas kerugian saham sebelum memulai investasi saham. Batas kerugian masing-masing investor berbeda-beda berdasarkan kemampuan finansialnya. 

Karena itu, bagi investor atau trader pemula atau yang mencari aman tidak bisa mematok batas kerugian sama dengan investor profesional. Biasanya, batas kerugian bagi investor konvensional atau yang mencari aman antara 3 hingga 5 persen, sedangkan investor profesional dengan nyali besar bisa menetapkan batas kerugian antara 15 hingga 20 persen. 

3. Kesalahan saat Membeli Saham

Saat membeli saham harus hati-hati karena ada kemungkinan kamu melakukan kesalahan. Misalnya, kamu terburu-buru membeli saham tanpa melakukan analisa teknikal dan fundamental. 

Jika kamu sudah terlanjut salah membeli saham atau membeli saham gorengan, jangan memegangnya terlalu lama. Cara terbaik yang dapat kamu lakukan adalah cut loss trading. 

4. Koreksi IHSG

Alasan lain kamu harus melakukan cut loss adalah ketika terjadi penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun, kamu perlu mengamatinya secara teliti dan memastikan koreksi tersebut terjadi terus-menerus atau tidak.

Selain itu, kamu juga harus mengetahui sejumlah faktor yang menyebabkan koreksi IHSG. Beberapa faktor yang bisa mempengaruhi pergerakan IHSG, di antaranya isu dalam negeri, konflik atau kerusahan di dalam negeri, krisis.

Itulah waktu kapan kita harus menentukan cut loss dalam trading saham supaya tidak rugi besar. 

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut