Kapan Kita Harus Menentukan Cut Loss dalam Trading Saham supaya Tak Rugi Besar?
Sementara jika patokan berdasarkan titik support, maka batasan cut loss bisa ditetapkan dengan melihat rekomendasi saham harian yang dikirim sekuritas. Karena mengikuti pergerakan naik dan turunnya harga saham tanpa menetapkan lebih dahulu, cara ini dianggap lebih fleksibel.
Simak 3 Tips Anti Panik saat Portofolio Saham Turun
Ada beberapa kondisi kapan kita harus menentukan cut loss dalam trading saham, berikut ini di antaranya dikutip dari sejumlah sumber:
Jika harga saham yang kamu pegang menurun terus, lebih baik lakukan cut loss. Kuncinya, dengan berupaya mengetahui arah pergerakan saham tersebut, apakah akan naik, turun, atau sideways dalam kurun waktu kurang dari satu tahun atau kurang dari beberapa bulan tergantung dari jangka waktu trading yang kamu lakukan.
Investasi Terbaik untuk Pendidikan Anak, Reksa Dana hingga Saham
Sangat tidak disarankan untuk mempertahankan saham perusahaan yang bermasalah. Jika saham tersebut dipertahankan, kamu bakal menderita kerugian besar.
Anda perlu menentukan batas kerugian saham sebelum memulai investasi saham. Batas kerugian masing-masing investor berbeda-beda berdasarkan kemampuan finansialnya.
Investasi Terbaik untuk Dana Nikah, Emas hingga Saham
Karena itu, bagi investor atau trader pemula atau yang mencari aman tidak bisa mematok batas kerugian sama dengan investor profesional. Biasanya, batas kerugian bagi investor konvensional atau yang mencari aman antara 3 hingga 5 persen, sedangkan investor profesional dengan nyali besar bisa menetapkan batas kerugian antara 15 hingga 20 persen.
Saat membeli saham harus hati-hati karena ada kemungkinan kamu melakukan kesalahan. Misalnya, kamu terburu-buru membeli saham tanpa melakukan analisa teknikal dan fundamental.
Jika kamu sudah terlanjut salah membeli saham atau membeli saham gorengan, jangan memegangnya terlalu lama. Cara terbaik yang dapat kamu lakukan adalah cut loss trading.
Alasan lain kamu harus melakukan cut loss adalah ketika terjadi penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun, kamu perlu mengamatinya secara teliti dan memastikan koreksi tersebut terjadi terus-menerus atau tidak.
Selain itu, kamu juga harus mengetahui sejumlah faktor yang menyebabkan koreksi IHSG. Beberapa faktor yang bisa mempengaruhi pergerakan IHSG, di antaranya isu dalam negeri, konflik atau kerusahan di dalam negeri, krisis.
Itulah waktu kapan kita harus menentukan cut loss dalam trading saham supaya tidak rugi besar.
Editor: Jujuk Ernawati