Kaleidoskop 2023: Nilai Tukar Rupiah Sulit Beranjak dari Level Rp15.000
Pada Maret dan April 2023, rupiah berhasil meninggalkan level Rp15.000 per dolar AS. Terbukti, pada akhir perdagangan 31 Maret, rupiah ditutup menguat 0,34 persen atau 51,5 poin ke level Rp14.995 per dolar AS. Sedangkan pada 28 April 2023, rupiah lanjut ditutup menguat ke Rp14.674 per dolar AS.
Pada akhir perdagangan Mei 2023, rupiah kembali ditutup mendekati level Rp15.000 per dolar AS, diikuti indeks dolar AS terpantau naik 0,36 persen ke 103,53. Diikuti penutupan 27 Juni 2023 rupiah ditutup di level Rp14.993.
Nilai tukar rupiah pada 31 Juli 2023 ditutup menguat 0,17 persen ke level Rp15.080 per dolar AS. Diikuti penutupan rupiah pada akhir Agustus 2023 yang menguat 0,07 persen ke level Rp15.230 per dolar AS.
Pada Oktober 2023 nilai tukar rupiah menguat 0,03 persen dibanding penutupan hari sebelumnya yang diperdagangkan Rp15.875 per dolar AS. Diperkirakan untuk pergerakan nilai tukar harian, rupiah akan berada pada kisaran Rp15.851-Rp15.875 per dolar AS.
Pada 27 Juli 2023, The Fed memutuskan untuk mengerek suku bunga acuan 25 basis poin (bps) alias 0,25 persen ke rentang 5,25 persen-5,5 persen. Kenaikan ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah suku bunga AS dalam 22 tahun terakhir. Namun, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga di level 5,75 persen.