Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IHSG Anjlok, BEI Sebut Fundamental Pasar Tetap Kokoh
Advertisement . Scroll to see content

Investor Domestik Mendominasi, Menko Airlangga: Perkuat Fundamental Pasar Modal terhadap Risiko Eksternal

Kamis, 30 Desember 2021 - 19:55:00 WIB
Investor Domestik Mendominasi, Menko Airlangga: Perkuat Fundamental Pasar Modal terhadap Risiko Eksternal
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dengan porsi kepemilikan aset pasar modal Indonesia yang didominasi investor domestik memperkuat fundamental terhadap risiko eksternal. (foto: Kemenko Perekonomian)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pulihnya kepercayaan masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi telah mendorong ekonomi untuk tetap tumbuh positif di kuartal III-2021, sebesar 3,51 persen year on year (yoy). Hal tersebut meningkatkan demand yang juga mendorong peningkatan aktivitas manufaktur hingga berada di zona ekspansif pada level 53,9 pada November 2021.

Sementara itu, harga barang dan jasa secara umum rendah dan stabil, baik secara nasional dan spasial. Secara tahunan, inflasi November 2021 terjadi di 1,75 persen (yoy) dan 0,37 persen (mtm). Perkembangan tersebut didorong oleh peningkatan inflasi pada seluruh komponen yang menandakan mulai pulihnya aktivitas dan konsumsi masyarakat. Kinerja perbankan juga menunjukan perkembangan baik. Penyaluran kredit perbankan pada November 2021 tumbuh sebesar 4,82 persen (yoy) atau 4,17 persen (ytd).

Perbaikan di sektor riil ini juga didukung dengan perbaikan di sektor keuangan di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat hingga mencapai level 6.500 menjelang akhir tahun ini. Sebelumnya pada 22 November 2021, pertumbuhan IHSG sempat menembus rekor baru yakni di level 6.723,39. 

Untuk return di pasar modal Indonesia juga bisa mencapai 10 persen (ytd). Seiring naiknya IHSG, nilai tukar rupiah juga terapresiasi kembali mendekati level pra pandemi.

“Perbaikan kinerja sektor keuangan juga didukung oleh strategi pendalaman pasar modal yang berjalan baik. Jumlah investor pasar modal telah meningkat signifikan menjadi 7,38 juta atau naik 90,32 persen dibandingkan 2020. Kinerja positif juga terlihat dari sisi peningkatan jumlah Pencatatan Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO) yakni sebanyak 54 perusahaan baru melakukan IPO di 2021,” ujar Menko
Airlangga dalam acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2021, di Jakarta, Kamis (30/12/2021).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut