JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini berpotensi bergerak melemah pada sepanjang perdagangan. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 7.051-7.200.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto menjelaskan, kesimpulan perdagangan sebelumnya, IHSG masih mampu bertahan dari nyaris terkoreksi di bawah 7.100.
Impor Minyak China Turun 38 Persen pada Mei 2026, Bantu Redam Lonjakan Harga
"Di sisi lain, ada beberapa saham big caps yang berhasil membentuk tren naik dan menyumbang penguatan untuk IHSG, misalnya seperti TLKM dan BBNI," ujar William dalam analisisnya, Senin (18/12/2023).
Terkait kemungkinan IHSG masih akan melanjutkan penguatan, William menuturkan, hal tersebut masih bisa terjadi. Namun, saat ini kondisinya dalam pengujian resistance pada level 7.200.
IHSG Sepekan Menguat 0,44 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp11.535 Triliun
"Dan menariknya di saat bersamaan IHSG juga sedang 'diusahakan' agar bisa bertahan di atas 7.100," tuturnya.