Di sisi lain, sentimen dari Amerika Serikat menunjukkan data ekonomi yang beragam, seperti proyeksi penurunan Indeks S&P Global Manufacturing Flash dan perkiraan kenaikan Initial Jobless Claims serta Indeks PCE.
IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 8.008, OKAS-ITMA Pimpin Top Losers
Pasar juga menantikan pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, yang diharapkan memberikan sinyal pemangkasan suku bunga lebih lanjut.
Proyeksi penguatan ini muncul setelah IHSG mencetak rekor tertinggi baru (All Time High) di level 8.068 pada pekan lalu. Secara keseluruhan, IHSG menguat dan ditutup di level 8.015 setelah bergerak dalam rentang support 7889 dan resistance 8068.
Investor asing mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp1,4 triliun di pasar reguler. Sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang melemah (-0,19 persen), sementara sektor lain menguat. Sektor industri dan teknologi menjadi penopang utama dengan penguatan masing-masing sebesar +11,01 persen dan +10,18 persen.
Beberapa sentimen penting pekan lalu adalah pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen yang membawa IHSG ke level tertingginya, serta pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin menjadi 4,00-4,25 persen.