Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
Advertisement . Scroll to see content

Bursa Saham Eropa Anjlok ke Level Terendah dalam 16 Bulan akibat Tarif Trump

Senin, 07 April 2025 - 16:37:00 WIB
Bursa Saham Eropa Anjlok ke Level Terendah dalam 16 Bulan akibat Tarif Trump
Saham-saham Eropa anjlok ke level terendah dalam 16 bulan pada perdagangan, Senin (7/4/2025), akibat tarif baru yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: Ap)
Advertisement . Scroll to see content

"Ada beberapa harapan di akhir pekan, bahwa mungkin kita akan melihat dimulainya negosiasi. Tetapi pesan yang sejauh ini kita lihat menunjukkan bahwa Presiden Trump merasa nyaman dengan reaksi pasar dan dia akan melanjutkan langkah ini," kata Richard Flax, dilansir dari Reuters.

Bank-bank Eropa bersiap untuk mengonfirmasi pasar yang melemah dengan saham Commerzbank (CBKG.DE) dan Deutsche Bank (DBKGn.DE), masing-masing turun 10,7% dan 10% pada Senin.

Sementara saham-saham produsen senjata yang melonjak awal tahun ini karena prospek belanja pertahanan yang lebih tinggi, juga turun. Saham produsen tank Rheinmetall (RHMG.DE) turun 10%, sementara Hensoldt (HAGG.DE), Rheinmetall (RHMG.DE), dan Renk (R3NK.DE), turun antara 8% dan 12%.

UE Siapkan Balasan untuk AS

Negara-negara Uni Eropa sedang mempertimbangkan persetujuan untuk serangkaian tindakan balasan pertama, yang ditargetkan pada impor AS senilai hingga 28 miliar dolar AS dalam beberapa hari mendatang. Blok yang beranggotakan 27 negara itu menghadapi tarif impor sebesar 25% untuk baja dan aluminium serta mobil dan tarif timbal balik sebesar 20% mulai Rabu, untuk hampir semua barang lainnya.

Bank Sentral Eropa memperkirakan bahwa tarif AS yang menyeluruh akan menurunkan pertumbuhan zona euro sebesar 0,3 poin persentase pada tahun pertama. Tarif balasan Uni Eropa untuk AS akan meningkatkan kerugian hingga setengah poin persentase.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut