BEI Tetapkan Susunan Direksi Baru usai RUPST, Ini Susunannya
"Kita ingin capai pasar modal Indonesia atau Bursa Efek Indonesia ke depan, bagaimana kita bisa membawa Bursa Efek Indonesia menjadi 10 di antara 10 bursa besar di dunia. Baik berdasarkan kapitalisasi pasar dan atau nilai transaksi," kata Jeffrey Hendrik dalam konferensi pers RUPST virtual, Senin (29/6/2026).
Jeffrey menambahkan, ada 4 pilar utama yang akan dikerjakan untuk menjadikan Bursa Efek Indonesia menjadi yang terbesar di dunia.
Antara lain, menumbuhkan transaksi, mengembangkan bisnis non transaksi, meningkatkan kualitas dan kuantitas perusahaan tercatat, dan meningkatkan inklusivitas untuk seluruh segmen investor yang ada di pasar modal Indonesia.
"Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut tentu harus didukung oleh infrastruktur perdagangan infrastruktur pengawasan dan juga infrastruktur lainnya yang mendukung operasional di Bursa Efek Indonesia dapat berjalan dengan baik tentunya kolaborasi, konektivitas dan juga partnership dengan seluruh stakeholders itu harus dilakukan untuk memastikan tercapainya tujuan-tujuan tersebut," tambahnya.
1. Direktur Utama: Jeffrey Hendrik
2. Direktur Penilaian Perusahaan: Saidu Solihin
3. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa: Irvan Susandy
4. Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan: Yulianto Aji Sadono
5. Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko: Abdul Munim
6. Direktur Pengembangan: Iding Pardi 7. Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum: Umi Kulsum.
Editor: Puti Aini Yasmin