Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel
Advertisement . Scroll to see content

Tekanan Geopolitik di Timur Tengah, Harga Minyak Variatif

Selasa, 14 November 2017 - 08:54:00 WIB
Tekanan Geopolitik di Timur Tengah, Harga Minyak Variatif
Ilustrasi (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Harga minyak mentah dunia tercatat bervariasi menyusul tekanan geopolitik di Timur Tengah sehingga produsen di kawasan itu berpotensi mengimbangi produksi minyak Amerika Serikat (AS).

Mengutip Xinhua, Selasa (14/11/2017), keprihatinan regional di Timur Tengah termasuk perang di Yaman dan meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan Iran berpotensi membuat harga minyak terkerek naik.

Analis mengatakan, investor percaya bahwa ketegangan geopolitik akan mengganggu produksi minyak di kawasan ini, sehingga bisa mengimbangi kenaikan produksi AS.

Jumlah rig yang beroperasi di ladang minyak AS bertambah sembilan menjadi total 738 rig pekan ini, kata perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes dalam laporan mingguannya pada hari Jumat pekan lalu.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember naik 0,02 dolar AS menetap di 56,76 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara, minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari turun 0,36 dolar AS menjadi ditutup pada 63,16 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut