Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Alasan Secret Service hingga FBI Ikut Uji Keaslian Dolar AS Sitaan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) naik terhadap sebagian besar mata uang utama karena investor mencerna data ekonomi utama.

Mengutip Xinhua, Kamis (16/11/2017), Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada hari Rabu 15 November 2017, Indeks Harga Konsumen (IHK) naik tipis 0,1% pada bulan lalu setelah melonjak 0,5% di bulan September.

Sementara itu, kenaikan IHK secara tahun ke tahun turun menjadi 2,0% dari 2,2% pada September. Capaian yang terakhir ini sejalan dengan ekspektasi pasar.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun ke 1,1793 dolar AS dari 1,1795 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3168 dolar AS dari 1,3170 dolar AS pada sesi sebelumnya.

Dolar Australia turun menjadi 0,7584 dolar AS dari 0,7635 dolar AS.

Dolar membeli 112,95 yen Jepang, lebih rendah dari 113,38 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9888 franc Swiss dari 0,9893 franc Swiss, dan mencapai 1.2769 dolar Kanada dari 1.2731 dolar Kanada.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut