Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KAI Tambah Perjalanan LRT Jabodebek di Jam Sibuk Pagi, Berlaku Mulai Besok
Advertisement . Scroll to see content

YLKI Sebut Rencana Penerapan Tarif Dinamis LRT Jabodebek Belum Tepat, Ini Alasannya

Jumat, 17 November 2023 - 11:43:00 WIB
YLKI Sebut Rencana Penerapan Tarif Dinamis LRT Jabodebek Belum Tepat, Ini Alasannya
YLKI menilai rencana penerapan tarif dinamis untuk LRT Jabodebek dalam waktu dekat belum tepat. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Oleh karena itu, dengan kondisi tersebut, Tulus menilai bahwa pemerintah dan operator lebih baik kembali menerapkan tarif promo flat sebesar Rp5.000 atau Rp10.000 dalam kondisi saat ini. Hal ini guna membangun loyalitas pelanggan LRT Jabodebek.

"Kembali ke tarif promosi dulu mau Rp5.000 atau Rp10.000 untuk membagun loyalitas pengguna sampai headway-nya kenbali normal," ujar Tulus.

Sebelumnya, Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan akan ada sistem pengenaan harga dinamis untuk layanan LRT Jabodebek. Adita menjelaskan, pengenaan tarif tersebut nantinya disesuaikan dengan jam operasional pada peak hours (jam sibuk) yakni pada pukul 05.00-10.00 WIB dan 16.00-20 WIB dan non-peak hours pada pukul 10.00-16.00 WIB.

Adita menuturkan, pada jam sibuk pengenaan tarif LRT Jabodebek dimungkinkan akan lebih murah dibandingkan pada jam tidak sibuk.

"Ya kembali lagi namanya dynamic tergantung off sama peak-nya. Jadi ketika meang itu lagi peak seperti sekarnag kan itu harganya bisa lebih murah," katanya saat ditemui di DPR RI, Selasa (7/11/2023).

Meski begitu, Adita mengatakan bahwa pengenaan tarif tersebut masih dalam pembahasan. Hal ini lantaran membutuhkan waktu untuk penyesuaian sistemnya. Ia berharap dapat secepatnya direalisasikan.

"Masih dibahas. Seceapatnya sih, masih kita bahas karena ini butuh peneysuaian sistem. Ini sistemnya yang digunakan penesuaiannya butuh waktu," katanya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut