Karena perusahaan pelayaran dan asuransi utama dunia berbasis di negara-negara G7, batas harga akan membuat Rusia sangat sulit menjual minyaknya, di mana komoditas tersebut merupakan ekspor terbesar yang menyumbang sekitar 10 persen dari pasokan dunia.
Hungaria dan Serbia Sepakat Bangun Pipa untuk Pasok Minyak Rusia
Polandia, Estonia, dan Lituania mendorong batas yang jauh lebih rendah daripada 65-70 dolar AS per barel yang diusulkan oleh G7. Sementara, Yunani, Siprus, dan Malta melobi untuk batas yang lebih tinggi, atau beberapa bentuk kompensasi atas hilangnya bisnis yang diharapkan menjadi besar.
Para diplomat Uni Eropa, yang menolak disebutkan namanya, menyebut, tidak jelas seberapa dekat kedua belah pihak mencapai kesepakatan.
Jerman Ambil Alih Kilang Minyak Rusia untuk Amankan Pasokan Energi
“Yang terbaru adalah bahwa Polandia, Estonia, dan Lituania mencoba untuk mengalahkan satu sama lain dalam ketangguhan mereka dalam batas harga,” ucap salah satu diplomat.
Dia menambahkan, Polandia ingin menghubungkan kesepakatan batas harga dengan paket baru.
G7 Sepakat Beri Batasan Harga Minyak Rusia, Begini Reaksi Kremlin
“Sementara itu Malta, Yunani, dan Siprus ada di dalamnya untuk mendapatkan uang, dengan cara apa pun mereka bisa mendapatkannya. Jadi posisinya masih sangat berjauhan dan AS tidak terlihat membawa keduanya,” ujar diplomat itu.
Editor: Aditya Pratama