Terjerat Utang Rp1,3 Miliar di Usia 17 Tahun, Pemuda Ini Berhasil Raih Omzet Ratusan Juta dari Jamur Krispi
Setelah mengalami kebangkrutan sebesar itu, akhirnya dia perlahan bangkit dengan memulai usaha bisnis jamur krispi. Awal mula menjalani bisnisnya tersebut berawal dari memanfaatkan kumbung (rumah jamur) jamur tiram milik pamannya yang saat itu omzetnya belum sebesar saat ini.
Selain membantu pamannya memasarkan jamur tiram, Bagas juga memanfaatkan jamur tiram yang membludak dari petani untuk dijadikan jamur krispi. Pelan-pelan dia bangun bisnis jamur krispi dan membuat brand serta membangun jaringan reseller.
"Terus kita bangun brand dan bangun reseller dengan keilmuan saat bangkrut kemarin, jadi ya ga masalah, pengalaman dan ilmu dapet dan jalan akhirnya di sini (jamur krispi). Kemudian, setelah saya melihat ada penjual menjual makaroni, keripik pisang, keripik ketela, yaudah kita sediain semua, mau keripik pisang, keripik makaroni, terus 2018 mulai ketemu dengan beberapa influencer, waktu itu ketemu Jebreeet Snack omzet mulai dari Rp200 juta," kata dia.
Selain Jebreeet Snack, dia juga menggandeng beberapa artis atau influencer lain untuk bekerja sama dengan usaha keripiknya, di antaranya produk Sang Dewa dengan Dewa Eka Prayoga, produk Jamur Lunas dengan Saptuari Sugiharto, dan produk Kirun Makarun dengan Ricky Harun.
"Setelah dari sekian brand, ketemu artis yang ikutan, akhirnya nimbrung beberapa influencer dan beberapa tokoh lain. Disitu mulai angka lebih dari Rp500 juta, lebih dari Rp1 miliar. Dari 2018 ke 2020 itu lumayan shortcut bgt karena langsung lompatan, ga sekadar bikin tok tapi ketemu influencer," ucapnya.
Setelah mengalami lonjakan omzet, perlahan utang dari bisnis money game sebesar Rp1,3 miliar berangsur lunas. Tidak hanya kepada investor saja, utangnya pun mencakupi banyak hal mulai dari piutang usaha sebelumnya, utang di keluarga, hingga tanah tempat usahanya saat ini pernah disita oleh dua bank.
Kalau dikatakan kapan lunasnya, itu lebih tepatnya 2019 benar-benar lunas. Di fase-fase awal 2019 itu rasanya nafas oksigen bener-bener masuk semua ga ada yang tersumbat," tuturnya.
Editor: Aditya Pratama