Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Total Shareholder Return Capai 35,7 Persen

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:27:00 WIB
Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Total Shareholder Return Capai 35,7 Persen
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini. (Foto: dok Telkom)
Advertisement . Scroll to see content

Hal ini menyebabkan performa laba bersih mengalami kontraksi sebesar 9,5 persen YoY, sebagai dampak peningkatan beban percepatan depresiasi. Seiring penerapan kebijakan tersebut, perseroan turut melakukan restatement atas laporan keuangan tahun 2023 dan 2024. Inisiatif ini sekaligus memperkuat praktik tata kelola yang transparan, prinsip kehati-hatian, dan disiplin dalam pengelolaan aset, sejalan dengan implementasi pilar pertama TLKM 30, yakni Operational and Service Excellence.

Pemulihan Pasar di Segmen B2C

Segmen B2C (Mobile dan Fixed Broadband) masih menjadi salah satu kontributor utama pendapatan perseroan. Telkomsel sebagai OpCo yang fokus pada segmen B2C berhasil membukukan pendapatan tahun buku 2025 sebesar Rp109,2 triliun secara konsolidasian. Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan digital berkualitas mendorong kenaikan signifikan trafik data sebesar 15 persen YoY.

Average Revenue Per User (ARPU) juga bergerak ke arah pemulihan positif yang menunjukkan kondisi pasar yang lebih stabil mulai dari paruh kedua 2025 dan diperkirakan secara bertahap akan terus meningkat, sejalan dengan kompetisi industri yang lebih sehat.

Kemudian pada 2026, Telkomsel akan terus fokus menjaga ARPU melalui penyesuaian harga yang tepat sasaran dan memastikan keunggulan kualitas jaringan guna menekan angka perpindahan pelanggan. Langkah ini diiringi dengan penguatan ekosistem digital agar layanan Telkomsel tetap relevan bagi masyarakat.

Di sisi lain, ekspansi layanan internet rumah kini dilakukan secara lebih tajam dengan memperhatikan kemampuan belanja masyarakat serta memastikan efektivitas pemanfaatan modal untuk menjaga pertumbuhan perusahaan yang sehat dalam jangka panjang.

Kinerja Resilien pada Segmen B2B Infrastructure, International, dan B2B ICT

Pada segmen B2B Infrastructure, melalui sinergi kekuatan dan kepemilikan infrastruktur yang ekstensif, TelkomGroup terus mempercepat pembangunan infrastruktur digital nasional. Mulai dari backbone serat optik dengan total lebih dari 210.000 km, menara telekomunikasi yang tersebar di seluruh Nusantara, layanan data center dan cloud, dan konektivitas satelit untuk menjangkau area blank spot dan wilayah geografis yang menantang.

Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan digital Indonesia yang inklusif. Selaras dengan strategi transformasi dan penguatan posisi sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, pendapatan perseroan dari segmen B2B Infrastructure sebesar Rp8,9 triliun, tumbuh 9,2 persen YoY yang ditopang oleh bisnis data center dan ekspansi bisnis fiber.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut