Tak Hanya Merpati, 6 Maskapai Penerbangan Ini Juga Bangkrut karena Utang
Selain penerbangan dalam negeri, Sempati Air pun sempat melayani rute penerbangan internasional berjadwal ke Singapura, Kuala Lumpur dan Manila.
Maskapai yang awalnya melayani penerbangan untuk karyawan perusahaan minyak ini, kemudian melayani penerbangan komersial di era 1990-an dengan menawarkan sejumlah promosi.
Namun Sempati Air yang sebagian sahamnya dimiliki keluarga Presiden Soeharto ini, kemudian bangkrut bertepatan dengan krisis moneter yang menghantam Indonesia dan kejatuhan rezim Presiden RI ke-2 itu pada tahun 1998. Kebangkrutan tersebut juga disebabkan kesalahan manajemen.
2. Bouraq Indonesia Airlines
Bouraq Indonesia Airlines merupakan salah satu maskapai penerbangan swasta yang pernah beroperasi di Indonesia.
Awalnya banyak orang yang menganggap Bouraq Airlines merupakan maskapai penerbangan yang dimiliki pengusaha Timur Tengah. Hal itu, disebabkan namanya yang berbau timur tengah.
Siapa sangka, maskapai ini didirikan oleh pengusaha bernama Jarry Albert Sumendap, pada 1970. Jarry merupakan putra Manado dan penggagas transportasi udara di kawasan kalimantan.