Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BTN Bukukan Laba Bersih Rp3,5 Triliun Sepanjang 2025, Naik 16,4 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Swiss Bekukan Aset Vladimir Putin dan Menteri Rusia Imbas Invasi ke Ukraina

Rabu, 02 Maret 2022 - 21:07:00 WIB
Swiss Bekukan Aset Vladimir Putin dan Menteri Rusia Imbas Invasi ke Ukraina
Swiss memutuskan untuk memberikan sanksi kepada Rusia dengan segera membekukan aset milik Presiden Rusia Vladimir Putin dan beberapa menteri lainnya. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

BERN, iNews.id - Swiss, negara pusat utama untuk menyimpan kekayaan yang populer di kalangan oligarki Rusia melanggar tradisi netralitasnya. Swiss memutuskan untuk memberikan sanksi kepada Rusia.

Dikutip dari CNN Business, Pemerintah Swiss akan mengadopsi sanksi Uni Eropa yang dikenakan setelah invasi Rusia ke Ukraina dan segera membekukan aset milik Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Menteri Mikhail Mishustin, dan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov. 

"Kami berada dalam situasi yang luar biasa," kata Presiden Swiss Ignazio Cassis kepada wartawan dikutip, Rabu (2/3/2022).

Selain itu, Swiss akan menutup wilayah udaranya untuk penerbangan dari Rusia dan memberlakukan larangan masuk terhadap sejumlah individu yang memiliki koneksi ke Swiss dan dekat dengan presiden Rusia.

"Serangan militer Rusia yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap negara Eropa yang berdaulat adalah faktor penentu dalam keputusan Dewan Federal untuk mengubah sikap sebelumnya mengenai sanksi," kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut