Sulit Bersaing dengan Produk Impor, Pemuda Perindo Minta Mendag dan Menkop Beri Pendampingan UMKM
"Jadi tidak hanya memberi bantuan lalu ditinggal tapi pembinaan supervisi tidak dilakukan sama pemerintah. Di sini sangat disayangkan akhirnya apa mereka orang luar lebih maju, tapi kita malah menghambat kemajuannya karena masyarakat kita kurang mendapatkan edukasi dari pemerintah," jelasnya.
Iqnal melihat harus ada pembinaan terintegrasi dari hulu sampai hilirnya agar UMKM dapat lebih menguasai algoritma algoritma yang ada di Tiktok maupun sosial media lainnya.
"Nanti dia bisa membedakan di mana e-commerce posisinya di kamar adalah di Tokopedia contohnya di mana sosial commerce sosial commerce di media Instagram, di mana live commerce Tiktok misalnya seperti itu," ucapnya.
Menteri Perdagangan, kata Iqnal, juga perlu lebih aktif dalam mengawasi barang-barang import yang masuk ke Indonesia bersama stakeholder terkait.
"Barang-barang import yang bagus dan murah bisa masuk ke Indonesia itu perlu pengawasan ekstra karena jika dibiarkan UMKM kita akan stagnan," pungkasnya.