Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Yogyakarta jadi Destinasi Favorit Penumpang Kereta saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Advertisement . Scroll to see content

Sosok Orang Tionghoa di Balik Kemunculan Bakpia Yogyakarta

Rabu, 08 Februari 2023 - 20:53:00 WIB
Sosok Orang Tionghoa di Balik Kemunculan Bakpia Yogyakarta
Bakpia merupakan oleh-oleh ikonik khas Yogyakarta. Bakpia terbentuk dari pengaruh akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bakpia merupakan oleh-oleh ikonik khas Yogyakarta. Setiap kali berkunjung ke Kota Pelajar tersebut, rasanya wajib menjadikan bakpia sebagai buah tangan.

Namun siapa sangka, ternyata makanan yang terbuat dari tepung terigu dan isian kacang hijau ditambahkan gula tersebut bukan berasal dari Yogyakarta, melainkan berasal dari Negeri Tirai Bambu atau China.

Dilansir dari sibakuljogja.jogjaprov.go.id, Rabu (8/2/2022), berdasarkan penelitian Amelia Puspita Sari dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan judul "Bakpia sebagai Bentuk Akulturasi Budaya Indonesia dan Tiongkok di Bidang Kuliner" (Studi Kasus Bakpia 29), bakpia terbentuk dari pengaruh akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa.

Bakpia pertama kali dibawa oleh pendatang asal Tiongkok, Kwik Sun Kwok pada 1940-an yang datang ke Yogyakarta. Pada saat itu, Kwik menyewa sebidang tanah di Kampung Suryowijayan, Kecamatan Mantrijeron, Yogyakarta milik seorang warga lokal bernama Niti Gurnito.

Mulanya, bakpia dibuat menggunakan isian daging dan menggunakan minyak dari babi. Namun, kemudian kemudian dimodifikasi menjadi kue yang tidak lagi menggunakan minyak babi dengan isian kacang hijau. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut