Siapa Pemilik Mixue? Kedai Es Krim yang Menjamur di Indonesia
Setelah lulus kuliah, Zhang memutuskan kembali ke Zhengzhou untuk memulai bisnisnya dengan membuka gerai es serut di daerah perkotaan kecil. Dia merintis bisnis dengan peralatan sederhana, bahkan mesin serut yang dia gunakan dirakit sendiri dengan membeli motor, turnable dan cutter.
Pada awal bisnisnya dia tidak hanya menjual es serut, namun juga menyediakan es krim dan smoothies. Pada saat itu Zhang mengantongi omzet 100 yuan per hari.
Namun, perjalanan bisnisnya tidak berjalan mulus, karena dia menelan pil pahit kegagalan dan harus menutup toko es krim pertamanya.
Namun, Zhang tidak putus asa. Hingga pada tahun 1997 dia kembali membuka toko es krim dengan nama Mixue Ice Cream & Tea. Melalui bisnis terbarunya tersebut, Zhang menjual es krim cone dengan harga 3 yuan per cone, sekaligus menjadi daya tarik bagi masyarakat dan membuat bisnisnya terus berkembang.
Setelah bisnisnya berkembang pesat, Zhang memutuskan membuka hak waralaba atau franchise pada 2007. Setelah itu, muncul puluhan gerai Mixue baru dan pada 2008 Zhang membuka perusahaan Mixue Bingcheng dengan waralaba lebih dari 180 gerai.