Siapa Pemilik FX Sudirman? Pusat Perbelanjaan Elit di Pusat Ibu Kota
Kemudian, pada tahun 1981 Eka lalu membeli perkebunan sekaligus pabrik teh dengan luas mencapai 1.000 hektare. Dia juga menyiapkan pabrik dengan kapasitas 20.000 ton teh.
Tak lantas puas berbisnis kelapa sawit dan teh, Eka juga merambah bisnis bank. Dia kemudian membeli Bank Internasional Indonesia (BII) dengan aset mencapai Rp13 miliar.
Tak mau berpuas diri akan kesuksesannya, Eka juga membangun ITC Mangga Dua, Green View apartemen yang berada di Roxy, Ambassador di Kuningan, dan sejumlah properti lainnya.
Konglomerat yang juga aktif di kegiatan filantropi ini meninggal pada 26 Januari 2019 di usia 98 tahun. Sebelum wafatnya, Eka Tjipta telah menyerahkan tongkat estafet bisnisnya kepada anak-anaknya.
Dikutip dari laman fxsudirman.com, FX Sudirman merupakan bagian dari PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN). Berdasarkan data RTI, pemegang saham PLIN di antaranya PT Plaza Indonesia Investama menggenggam saham 96,61 persen, publik sekitar 2,99 persen, dan saham treasuri 0,4 persen.