Selain Abdee Slank, Berikut Deretan Komisaris BUMN yang Mundur setelah Jadi Timses Capres-Cawapres
Berikut deretan Komisaris BUMN yang mengundurkan diri dan menjadi timses Capres-Cawapres:
Arief Rosyid resmi undur diri sebagai Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI sejak November 2023 lalu. Hal ini setelah dia ditunjuk menjadi Komandan Pemilih Muda di TKN Calon Prabowo-Gibran.
Eko mengundurkan diri sebagai komisaris PT PLN (Persero) pada Oktober tahun lalu. Langkah itu setelah dirinya ditunjuk menjadi Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.
Nama lain yang cabut dari bangku Komisaris BUMN adalah Budiman Sudjatmiko. Eks politikus PDI Perjuangan itu tak lagi menjabat sebagai Komisaris Independen PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) sejak November 2023. Aksi tersebut diambil Budiman usai ditunjuk sebagai anggota Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran.
Pada Nomor 2023, Presiden Komisaris PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP, Andi Gani Nena Wea resmi mundur dari jabatannya. Andi Gani ingin fokus memenangkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Pria yang juga menjabat sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) itu mundur setelah sembilan tahun menjabat sebagai Komisaris Utama di perusahaan pelat merah di bidang konstruksi tersebut.
Komisaris BUMN lain yang mengundurkan diri adalah Anggawira. Dia sebelumnya menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Krakatau Pipe Industries (KPI). Anggawira saat ini bergabung dalam Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas), kelompok yang mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Capres-Cawapres, Prabowo-Gibran.
Adapun, Kementerian BUMN memang meminta Komisaris BUMN agar mengundurkan diri setelah bergabung atau masuk dalam timses Capres-Cawapres pada Pemilu 2024.
Editor: Aditya Pratama