Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Peternak Ayam Petelur Keluhkan Mahalnya Harga Pakan
Advertisement . Scroll to see content

Salurkan Ayam KUB, Menko Airlangga: Bisa Hasilkan 180 Telur per Tahun

Jumat, 07 Mei 2021 - 11:43:00 WIB
Salurkan Ayam KUB, Menko Airlangga: Bisa Hasilkan 180 Telur per Tahun
Seorang peternak ayam di Kulonprogo sednag mengambil telur ayam ras di kandangnya. (foto: iNews,id/Budi Utomo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menyalurkan 20.000 Day Old Chick (DOC) ayam KUB (petelur) kepada warga yang masuk dalam kategori rumah tangga miskin (RTM), sehingga terbangun sumber usaha masyarakat yang menghasilkan pendapatan dan dapat menurunkan angka kemiskinan.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan ayam KUB merupakan salah satu jenis ayam kampung baru yang memiliki daya tahan yang lebih besar dan kemampuan bertelurnya hingga 180 telur per ekor per tahun. Budidaya ayam petelur dapat memberikan pendapatan bagi masyarakat setiap hari.

"Jadi bisa 1 telur tiap 2 hari dan ini juga bisa jadi pedaging dengan demikian ayam KUB ini tentu baik untuk dikembangkan karena memiliki nilai ekonomi tinggi," ujar Airlangga, di Jakarta, Jumat (7/5/2021)

Menko Perekonomian juga sekaligus memberikan nama kepada ayam KUB-2 hasil inovasi baru Balai Penelitian Ternak dengan sebutan "JANAKA". Ayam tersebut juga memiliki keunggulan yakni standarnya di atas ayam pada umumnya sehingga sangat bagus untuk dikembangkan sebagai sumber penghasilan masyarakat.

"Kita tahu kalau ayam kampung doc (anak ayam,-red) nya lebih mahal daripada ayam ras atau broiler dan tentu ini bisa memberikan nilai tambah ekonomi kepada pada peternak sehingga dengan adanya ras baru yang diberi nama "Janaka" dan ini ayam ini di atas standard rata rata ayam pada umumnya," kata Airlangga. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut