Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 164 WNA Bekerja Tanpa RPTKA, Perusahaan di Kalbar Didenda Rp2,17 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Respons Tudingan Banyaknya TKA China di Industri Smelter, Ini Penjelasan Kemenko Marves

Kamis, 25 November 2021 - 08:05:00 WIB
Respons Tudingan Banyaknya TKA China di Industri Smelter, Ini Penjelasan Kemenko Marves
Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi. (Foto: Sekretariat Presiden).
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pendirian politeknik di berbagai kawasan industri sebagai bagian dari komitmen untuk melakukan transfer teknologi. Menurutnya, untuk mewujudkannya, membutuh kerja dan waktu yang tidak sebentar.

Dia menambahkan, delum lagi dengan segala keterbatasan seperti tenaga kerja skilled di sekitar lokasi yang saat ini masih kurang. Pasalnya, di era-era sebelumnya, penyiapan tenaga kerja yang dibutuhkan belum menjadi perhatian serius. 

"Tapi ini jangan disalahartikan. Kita justru harus menjadikan ini sebagai potensi. Artinya, anak-anak muda Indonesia ke depan bisa mulai melirik bidang ini," ujar Jodi.

Sebelumnya, anggota Komisi VII DPR Mulyanto meminta Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan supaya tidak lepas tangan dengan banyaknya TKA China di industri smelter nikel Tanah Air. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) yang siap dilatih untuk mengelola smelter

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut