Puing Berganti Pakcoy, BRI Dampingi Taman Urban Farming Dahlia Tebar Manfaat ke Warga
JAKARTA, iNews.id - Sebelum ditumbuhi pakcoy, sawi, hingga kangkung, lahan di tengah permukiman padat RW 07 Kelurahan Cempaka Putih Barat, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat ini lebih akrab dengan tumpukan puing bangunan. Warga bahkan pernah menjadikannya tempat membuang sampah dan mengikat kambing.
Suasananya kini berubah total. Bedeng-bedeng tanaman memenuhi sudut lahan yang kini diberi nama Taman Urban Farming Dahlia ini, sementara warga silih berganti datang untuk menanam, memanen, hingga belajar bercocok tanam.
Transformasi tersebut lahir dari inisiatif warga yang kemudian diperkuat melalui dukungan BRI. Kebun sederhana itu berkembang menjadi sentra urban farming yang menghasilkan sayuran organik dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
Setiap beberapa pekan, pakcoy, sawi, kangkung, hingga terong dipanen dari bedeng-bedeng sederhana. Sayuran itu sebagian dibagikan kepada warga, sebagian lagi dijual untuk membeli bibit dan pupuk agar kebun tetap hidup.
Pengurus Taman Urban Farming Dahlia, Sukarni menyatakan seluruh tanaman di lahan ini dibudidayakan secara organik. Pengelola tidak menggunakan pupuk kimia maupun pestisida sintetis.