PTPP Fokus Restrukturisasi dan Penguatan Bisnis Konstruksi Sebelum Merger
Selain itu, pembatalan pengerjaan proyek yang berasal dari sisi konsumen juga turut membebani keuangan korporasi. Novel menyoroti proyek yang berujung pembatalan pada garapan anak usaha PP Properti sehingga mengakibatkan peningkatan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN). Tak hanya itu, perjanjian berbasis kerjasama operasi dengan pihak terkait juga dievaluasi.
"Berikutnya yang sangat vital juga, bagaimana kami melakukan streamlining di anak usaha dengan melakukan divestasi-divestasi yang saat ini sedang berjalan di antaranya adalah di BSI, menara BSI. Karena ini yang yang bisa menjadi buffer kita juga dalam proses berjalan menuju restrukturisasi," ujarnya.
Terkait penguatan bisnis, Novel memastikan perseroan akan terlibat pada proyek-proyek, yang memang sesuai pekerjaan dan kapasitas PTPP, terutama proyek yang berdasarkan anggaran APBN dan proyek BUMN. Ditambah, proyek dari pihak swasta yang dipilih selektif berdasarkan manajemen risiko.
Dalam menopang penguatan bisnis, perseroan memperkuat manajemen resiko dan mekanisme Lean Construction untuk bisa meminimalkan biaya yang ada di dalam proyek sehingga bisa tertata dengan baik berbasis teknologi andal.
"Bagaimana kami memastikan bahwa proyek ini termonitor dengan baik, termanage risikonya dengan baik, sehingga kami bisa memastikan proyek-proyek ke depan kita ini tidak mengalami tekanan cash flow mulai dari proses pembayaran dan bagaimana pengelolaan kita yang akhirnya bisa menghasilkan profit," tuturnya.
Editor: Aditya Pratama