Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Chatib Basri Ungkap Kondisi Ekonomi RI Terkini: Enggak Seburuk yang Dibayangkan
Advertisement . Scroll to see content

Pimpin Ekonomi Digital di Asia Tenggara, Indef: Harus Punya Roadmap

Minggu, 12 November 2017 - 10:40:00 WIB
Pimpin Ekonomi Digital di Asia Tenggara, Indef: Harus Punya Roadmap
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya di Asia-Pasific Economic Coorperation (APEC) mengatakan, Indonesia berpotensi menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020.

Peneliti dari Institute for Development of Economic and Finance (Indef), Andry Satrio mengatakan, jika infrastruktur digital masih rendah seperti sekarang dan tanpa adanya e-commerce roadmap maka ini hanya menjadi wacana saja.

“Jadi saya pikir kalau memang mau dikatakan bahwa targetnya adalah ekonomi digital tahun 2020 yaitu tiga tahun kemudian, kita harus betul-betul melihat apakah kita punya roadmap pembangunan ekonomi digital (e-commerce roadmap). Kalau misalnya belum ada maka bisa dibilang itu masih wacana saja,” tutur Andry Satrio kepada iNews.id, Minggu (12/11/2017).

Menurut dia, dari sisi masyarakat Indonesia sebenarnya sudah melek teknologi jika dilihat dari penggunaan internet dan telepon selular yang cukup masif. Hanya saja tidak didukung oleh pembangunan infrastruktur digital yang baik.

“Kembali lagi ke index competitiveness tadi, saya lihat bahwa kesiapan teknologi tuh meningkat. Tapi ya itu lagi-lagi permasalahannya infrastruktur digitalnya tapi kita lihat bahwa penetrasi dari internetnya sendiri sudah cukup bagus jadi dari masyarakatnya sebetulnya sudah cukup melek,” ucap dia.

Pekerjaan rumah yang harus dilakukan pemerintah pertama-tama adalah membangun infrastruktur digital secara massif seperti pelayanan broadband, kecepatan internet, dan jaringan komunikasi bukan hanya pembangunan infrastruktur fisik saja.

Jika syarat-syarat tersebut dipenuhi maka bisa saja indonesia pada 2020 nanti menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara seperti yang ditargetkan Presiden Jokowi. Ia berharap adanya e-commerce roadmap bisa mengejar ketertinggalan Indonesia dalam bidang ekonomi digital dari Malaysia dan Singapura.

Menurut dia, masyarakat sudah siap menerima teknologi yang ada, tinggal bagaimana pemerintah membangun sarana-sarana digital lebih baik lagi. Jika itu tidak tercapai, dikhawatirkan Indonesia hanya menjadi pasar untuk negara-negara lain tanpa bisa menghasilkan teknologi digital sendiri.

Dalam sesi pertama Pertemuan Ke-25 Pemimpin Ekonomi APEC di Da Nang, Vietnam, Sabtu (11/11/2017), Presiden Jokowi menyatakan bahwa Indonesia berpotensi menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020 mengingat saat ini ada 132,7 juta pengguna internet dan 92 juta pengguna gawai di seluruh Tanah Air.

Potensi tersebut diyakini Presiden Jokowi dapat mendatangkan kesempatan baru bagi masyarakat yang tidak terjangkau oleh pola bisnis sebelumnya dan usaha kecil menengah (UKM).

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut