Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Otorita soal Ibu Kota Tetap di Jakarta: Pembangunan Terus Bergerak, Tak Mangkrak
Advertisement . Scroll to see content

Pertemuan Meja Bundar Bisnis Borneo Jadikan IKN Nusantara Pusat Ekonomi Hijau ASEAN

Rabu, 06 September 2023 - 14:19:00 WIB
Pertemuan Meja Bundar Bisnis Borneo Jadikan IKN Nusantara Pusat Ekonomi Hijau ASEAN
Borneo Business Roundtable ke-2 berlangsung disela-sela penyelenggaraan KTT ASEAN 2023, di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (5/9/2023). (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pertemuan Meja BundarBisnis Borneo atau Borneo Business Roundtable (BBR) 2023 menjajaki Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebagai Pusat Ekonomi Hijau ASEAN

Hal itu, menjadi salah satu topik pembahasan Pertemuan Meja Bundar Bisnis Borneo 2023 yang digelar ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Indonesia bersama ASEAN-BAC Brunei Darussalam, di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (5/9/2023). 
 
Pertemuan Meja Bundar Bisnis Borneo ini, diikuti para pemangku kepentingan 3 negara ASEAN yang berada di  Borneo atau Pulau Kalimantan, yakni Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. 

Delegasi dari ke-3 negara tersebut mendiskusikan langkah-langkah konkrit meningkatkan perdagangan intra-Kalimantan, menarik Investasi Asing Langsung (Foreign Direct Investment/FDI), dan rencana penyelenggaraan Borneo Business Summit di Pontianak, Kalimantan Barat, pada bulan November 2023.
  
Pertemuan di Jakarta ini menandai terselenggaranya Borneo Business Roundtable yang kedua kalinya, setelah pertemuan pertama yang sukses di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, pada tanggal 28 April 2023. 

"Pada pertemuan kedua ini, perwakilan tiga negara ASEAN di Kalimantan secara resmi mendukung pembentukan Masyarakat Ekonomi Kalimantan (BEC). Inisiatif ini dirancang untuk mempromosikan strategi bersama yang akan merangsang pembangunan ekonomi di wilayah Kalimantan dan mendorong hubungan lintas batas," kata Ketua ASEAN-BAC 2023, Arsjad Rasjid, dalam sambutan pembukaan pertemuan tersebut.

Arsjad menjelaskan, gugus tugas kolaboratif yang terdiri dari perwakilan mitra BEC akan dibentuk untuk meningkatkan kolaborasi dengan tujuan yang koheren dan selaras dalam membentuk Kalimantan sebagai pulau yang dinamis, menjadi episentrum Ekonomi Hijau di ASEAN, yang dibangun berdasarkan tujuan pembangunan berkelanjutan bersama untuk kesejahteraan masyarakat, dan pelestarian lingkungan hidup.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut