Pertamina Mau Ganti Pertalite Jadi Pertamax Green 92, Ini Tanggapan Menteri ESDM
"Kalau sudah kembali ke habitatnya, bisa tidak kita optimalkan itu? Jadi, nah kalau udah etanol nanti kita kaya Brazil jadi self relience sama green fuel," tuturnya.
Arifin pun menekankan bahwa dengan pengembangan kebun dan tebu ini tidak akan ada perebutan kebutuhan gula dan etanol.
"Kalau kebun tebunya kita gedein, produktivitas per hektarnya dibanyakin, ya enggak berebut dong. Yang penting buat makanan ada, buat energi ada." ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati meminta dukungan Komisi VII DPR RI lantaran 2024 pihaknya akan kembali merilis Pertamax Green 92 yang merupakan percampuran antara Pertalite dengan etanol sebanyak 7 persen sehingga Research Oktan Number akan naik dari yang semula 90 ke 92.
"Sehingga nantinya tahun depan hanya akan ada 3 produk Pertamax, yang pertama Pertamax Green 92 dengan campuran RON 90 dengan 7 persen etanol yang kita sebut E7. Kedua, Pertamax Green 95 yaitu percampuran Pertamax dengan 8 persen etanol, dan ketiga Pertamax Turbo," ucap Nicke saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Rabu (30/9/2023).