Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perkuat Transformasi Digital, Kini Layanan Pegadaian Terintegrasi di Aplikasi Tring!
Advertisement . Scroll to see content

Peringati 115 Tahun Lelang Indonesia, DJKN Tingkatkan Transformasi Digital

Selasa, 18 Juli 2023 - 12:56:00 WIB
Peringati 115 Tahun Lelang Indonesia, DJKN Tingkatkan Transformasi Digital
Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Rionald Silaban. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meningkatkan transformasi digital untuk mengoptimalkan layanan Portal Lelang Indonesia. Hal itu, merupakan bagian dari peringatan 115 Tahun Lelang Indonesia. 

Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara, Rionald Silaban, mengatakan pada tahun 2023 ini, lelang telah hadir di Indonesia selama 115 tahun. Hal ini ditandai dengan ditetapkannya Vendu Reglement sebagai dasar pelaksanaan lelang di Indonesia sejak tanggal 28 Februari 1908 dan mulai berlaku sejak 1 April 1908.

Dalam perjalanan panjangnya, DJKN berusaha mengoptimalkan fungsi pelaksanaan lelang disesuaikan dengan perkembangan teknologi agar lebih mudah, obyektif, dan aman. 

"Salah satu upaya untuk mengoptimalkan fungsi lelang adalah melaksanakan lelang secara digital," ujar Rionald Silaban, dalam acara puncak 115 Tahun Lelang Indonesia dengan tema 'Semangat Kebangsaan Melandasi Lelang Menuju Pasar Dunia' di Jakarta, Selasa (18/7/2023).

Menurut dia, DJKN terus melakukan transformasi digitalisasi lelang sejak dibangunnya Aplikasi Lelang pada tahun 2013. Pada tahun 2018, Aplikasi Lelang dikembangkan dan berganti nama menjadi Portal Lelang Indonesia

Rionald mengungkapkan, fleksibilitas tempat pelaksanaan lelang yang dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas sehingga keikutsertaan peserta lelang juga semakin meningkat, merupakan salah satu dampak positif dari digitalisasi lelang. 

"Hal ini dapat dilihat dari peningkatan pengunjung Portal Lelang Indonesia, di mana dari tahun 2016 hingga 2022 mengalami peningkatan lebih dari 400 persen," kata Rionald.

Peningkatan keikutsertaan peserta lelang tersebut juga berdampak bagi peningkatan nilai transaksi lelang dan penerimaan negara. Tercatat, dari tahun 2016 hingga 2022, jumlah pokok lelang naik dari sekitar Rp12 triliun meningkat hingga Rp35 triliun. Sedangkan jumlah bea lelang yang diterima negara meningkat dari sekitar Rp270 miliar hingga menjadi lebih dari Rp800 miliar.

"Peningkatan kinerja lelang ini terus diimbangi dengan upaya DJKN untuk memberikan pelayanan maksimal. Salah satunya melalui re-engineering lelang yang tahun ini sedang berproses. Upaya ini diharapkan dapat mengoptimalkan performance layanan Portal Lelang Indonesia," ungkap Rionald.

Perbaikan dan perkembangan yang positif dalam hal pelayanan lelang ini, menurut Rionald, merupakan kerja keras dan kolaborasi yang kuat dengan semua pihak, baik pihak stakeholder, Balai Lelang, maupun Pejabat Lelang Kelas II. 
Semangat kolaborasi ini, harapnya, dapat terus berlanjut guna mewujudkan pengembangan lelang Indonesia yang sekelas dengan pasar lelang dunia.

Rionald juga berharap, acara puncak 115 Tahun Lelang Indonesia ini dapat menjadi sarana edukasi, komunikasi, dan sosialisasi lelang kepada masyarakat. Selain itu, juga dapat menjadi sarana tempat bertemunya penjual dan pembeli, dan sarana pertemuan berbagai komunitas sehingga dapat lebih memasyarakatkan dan memperluas pasar lelang.

Pada acara 115 Tahun Lelang Indonesia, DJKN menganugerahkan penghargaan kepada pemenang lomba ajang kreativitas insan lelang Indonesia 2023 dan penghargaan kepada Pencipta Lagu Kampanye Anti Penipuan Lelang "Kapusan Kelangan". 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut