Perang Rusia-Ukraina Tak Kunjung Berakhir, Negara G20 Disebut Paling Terdampak Ekonominya
JAKARTA, iNews.id - Makin panjangnya perang Rusia-Ukraina disebut akan menciptakan masalah besar bagi ekonomi global, khususnya negara G20. Kekhawatiran menyebar atas meningkatnya risiko ekonomi dan keuangan karena konflik dapat berlangsung selama bertahun-tahun.
Tanpa tanda-tanda akan segera berakhirnya perang di Ukraina, semakin besar risiko bahwa konflik tersebut akan mendorong ekonomi global yang rapuh ke dalam kemerosotan.
Dalam tujuh minggu pertama, perang telah memicu arus besar pengungsi Ukraina, mendorong inflasi dengan menaikkan harga makanan dan minyak, serta merusak prospek pertumbuhan Eropa hingga potensi resesi.
Dampak perang muncul ketika dua mesin utama ekonomi global, yaitu Amerika Serikat dan China menghadapi masalah mereka sendiri. Kebijakan virus Covid-19 tanpa toleransi China menjungkirbalikkan rantai pasokan dan meningkatkan keraguan tentang target pertumbuhan 5,5 persen pemerintah.
Di Amerika Serikat, Federal Reserve sedang berjuang untuk mendinginkan inflasi tertinggi dalam 40 tahun.