Pendapatan Naik, Rugi Bersih Garuda Indonesia Turun Jadi Rp1,61 Triliun di Kuartal I 2023
Selain itu, Perseroan juga secara bertahap akan berupaya mengakselerasikan pemenuhan kewajiban usaha untuk kreditur dengan klasifikasi lainnya, selaras terhadap komitmen implementasi perjanjian perdamaian.
Lebih lanjut, dari aspek operasional GIAA mencatatkan pertumbuhan angkutan penumpang sebesar 98,2 persen menjadi 1,8 juta penumpang. Kemudian, Garuda mencatatkan pertumbuhan angkutan penumpang penerbangan internasional lebih dari 438 persen menjadi 363.000 orang dari sebelumnya berjumlah 66.000 penumpang.
Sedangkan untuk penumpang penerbangan domestik Garuda Indonesia sebagai mainbrand mencatatkan pertumbuhan lebih dari 72 persen menjadi 1,4 juta penumpang.
“Kami optimistis outlook kinerja yang saat ini terefleksikan melalui capaian kinerja usaha di kuartal I 2023 ini dapat menjadi pondasi penting atas langkah akseleratif kinerja usaha yang ke depannya,” tuturnya.
Editor: Aditya Pratama