Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lesu, IHSG Hari Ini Dibuka Melemah 1,25 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Pendapatan Naik, Garuda Indonesia Malah Cetak Rugi Rp1,14 Triliun di Semester I-2023

Rabu, 02 Agustus 2023 - 11:20:00 WIB
Pendapatan Naik, Garuda Indonesia Malah Cetak Rugi Rp1,14 Triliun di Semester I-2023
Pendapatan Naik, Garuda Indonesia Malah Cetak Rugi Rp1,14 Triliun di Semester I-2023. (Foto: www.bombardier.com)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Maskapai penerbangan nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) membukukan rugi bersih senilai 76,5 juta dolar AS atau setara Rp1,14 triliun (kurs tanggal pelaporan Rp15.026) pada semester I-2023. Padahal, pendapatan usahanya naik 58,84 persen. 

Berdasarkan laporan keuangan Garuda Indonesia, kinerja GIAA berbalik dari posisi laba pada periode yang sama tahun lalu sebesar 3,76 miliar dolar AS. Alhasil, perseroan mencetak rugi per saham dasar senilai 0,0029 dolar AS dari sebelumnya laba per saham 0,14350.

Penurunan performa bottomline terjadi meskipun pendapatan usaha GIAA meningkat 58,84 persen yoy mencapai 1,39 miliar dolar AS atau setara Rp20,97 triliun. Kontribusi tiket penerbangan berjadwal mendominasi sebesar 1,01 miliar dolar AS, disusul kargo dan dokumen sebanyak 83,46 juta dolar AS.

GIAA juga mendapat pemasukan dari penerbangan haji dan charter mencapai 142,45 juta dolar AS, meningkat dari paruh pertama tahun lalu di angka 87,57 juta dolar AS. Bisnis lain-lain yang mencakup pemeliharaan pesawat, biro perjalanan, jasa boga, hotel, hingga transportasi memberi pemasukan 151,37 juta dolar AS, naik dari sebelumnya 113,83 juta dolar AS.

Pos beban operasional GIAA ikut terdongkrak mencapai 729,49 juta dolar AS, yang dikontribusikan karena terdapat kenaikan ongkos bahan bakar, hingga gaji karyawan. Di sisi lain, beban bandara tampak masih mengikat perseroan, yang berasal dari biaya pelayanan pesawat dan penerbangan mencapai 82,9 juta dolar AS, kemudian beban tiket, penjualan, dan promosi yang naik di angka 97,69 juta dolar AS.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut