Pemprov Riau Minta 10 Persen Saham Blok Rokan kepada Pertamina
Selain itu, dia berharap supaya pengelolaan Blok Rokan dikelola Pertamina bisa memberikan dampak positif khususnya bagi masyarakat Riau dibandingkan saat dikelola PT Chevron Pacific Indonesia.
"Harapan dengan adanya Pertamina kita berharap ada yang positif untuk daerah ke depan dalam rangka membangun masyarakat Provinsi Riau ini. Ada pengembangan usaha yang dibuka untuk pengusaha daerah dan kesejahteraan bagi masyarakat di daerah operasi Pertamina," katanya.
Sebelumnya, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengkaji dua proposal yang diajukan oleh Pertamina dan Chevron untuk mengelola ladang migas terbesar di RI yang masa kontraknya habis kurang dari 3,5 tahun lagi. Keputusan itu akhirnya jatuh pada Pertamina yang ditetapkan sebagai operator Blok Rokan dari 2021 sampai 2041.
Menurut dia, setelah diserahkan ke Pertamina mulai 2021, perusahaan tersebut akan berbagi hak partisipasi ke BUMD dengan porsi 10 persen.
Editor: Rahmat Fiansyah