Pembangunan Tol Probowangi Tahap I Dimulai, Nilai Investasi Capai Rp10,7 Triliun
Dia berharap, dengan bertambahnya ruas tol semakin melancarkan distribusi orang, barang, dan jasa mulai dari Banten hingga Banyuwangi, serta menjadi roda penggerak perekonomian masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menuturkan, pembangunan ruas tol ini ditargetkan selesai pada 2024.
"Penyelesaian ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi menjadi penting karena selain bagian akhir dari Trans Jawa juga membantu pengembangan aktivitas pariwisata, baik di Jawa Timur maupun Bali," ucap Danang.
Adapun, pembangunan Jalan Tol Probowangi terbagi menjadi dua tahap pembangunan. Tahap I menghubungkan Probolinggo hingga Besuki sepanjang 49,68 km, dan Tahap II menghubungkan Besuki hingga Banyuwangi sepanjang 125,72 km.
Pembangunan Tahap I terbagi atas tiga paket pekerjaan konstruksi yaitu Paket 1 Gending-Kraksaan (12,88 Km) dengan progres pembebasan lahan sebesar 92,02 persen, Paket 2 Kraksaan-Paiton (11,20 Km) dengan progres pembebasan lahan 89,67 persen dan Paket 3 Paiton-Besuki (25,60 Km) dengan progres pembebasan lahan 28,48 persen.