Pelaku Bisnis dan Industri Sektor Energi di ASEAN Bakal Kumpul di Bali Agustus Nanti, Bahas Apa?
"AEBF berfungsi sebagai platform penting di ASEAN untuk menjadi wadah pertukaran ide dan melakukan praktik-praktik terbaik sambil berupaya memperlihatkan upaya dan potensi Indonesia di sektor energi," tutur dia.
Sebagai informasi, Pelaksanaan AEBF juga bersamaan dengan the 41st ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) dan the 3rd ASEAN International Conference on Energy and Environment (AICEE) Penyatuan konferensi-konferensi ini untuk memperkuat dampak dan signifikansinya, terutama dalam membangun hubungan, dan upaya kerja sama yang memperkuat posisi ASEAN sebagai wilayah yang dinamis dan berpengaruh dalam lanskap energi global.
Selama 10 tahun ke depan, pertumbuhan ekonomi masih akan ditopang bahan bakar fosil. Namun, di sisi lain, terlihat akan tumbuh bisnis-bisnis energi terbarukan yang juga berkontribusi terhadap ekonomi.
Kata Nuki, negara anggota ASEAN harus terus meningkatkan ekosistem investasi dan menjadikan prioritas transisi di negara masing-masing dan di regional sehingga terwujud ketahanan energi Kawasan ini juga kaya akan bahan mentah yang mendukung energi bersih.
"Transisi energi tidak hanya dilakukan melalui sektor kebijakan, tetapi perlu juga didorong dan tingkat komunitas terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk memperluas daya dukung dan adaptasi masyarakat terhadap transisi energi. Masyarakat perlu memiliki kesadaran dan perilaku yang mendorong transisi energi yang lebih ramah lingkungan, termasuk menggunakan energi bersih dari sumbernya. Efisiensi, konservasi, dan penghematan energi menjadi salah satu proses penting dalam perubahan gaya hidup," ucap dia.