MNC Land Kebut Pembangunan Beragam Karya Ikonik di Indonesia
Hadirnya Park Hyatt Jakarta (PHJ) yang semakin ramai dikunjungi tamu domestik maupun mancanegara, serta terpilihnya The Westin Resort Nusa Dua, Bali menjadi venue perhelatan G20 dan B20 Summit di Bali tahun ini, menunjukkan bahwa KPIG pantas mewakili pariwisata Indonesia untuk bersaing di ranah global.
“Ke depannya, KPIG akan memastikan percepatan pembangunan beragam karya ikonik di beberapa wilayah Indonesia, mewujudkan prospek cerah Perseroan yang menjanjikan,” ucap Hary.
Perseroan mencatat EBITDA sebesar Rp126,5 miliar, mewakili 16,9 persen EBITDA margin. Hingga September 2022, KPIG membukukan laba usaha Rp75,4 miliar, didominasi oleh penyewaan ruang perkantoran yang menyumbang Rp62,3 miliar. Peningkatan operasional ini menghasilkan laba bersih Perseroan melambung 58,7 persen menjadi Rp64,8 miliar pada sembilan bulan pertama 2022 dari Rp40,8 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Secara kuartalan, pendapatan KPIG menguat 22,7 persen dari Rp249,0 miliar pada kuartal II 2022 menjadi Rp305,5 miliar pada kuartal III 2022.
Sedangkan jika dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu, pendapatan Perseroan melesat 93,2 persen dari Rp158,1 miliar pada kuartal III 2021. Pandemi yang semakin terkendali tidak hanya mendorong masyarakat untuk kembali beraktivitas normal, melainkan juga semakin percaya diri untuk menikmati beragam hiburan dan pariwisata Tanah Air.
Perseroan terus membangun dan mengembangkan sejumlah proyek unggulan, salah satunya KEK MNC Lido City yang merupakan Integrated Tourism Destination. KEK MNC Lido City sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang terdekat dari Jakarta dengan pengembangan kawasan hunian, komersial, destinasi pariwisata, serta resor terintegrasi seluas 1.040 Ha dari total 3.000 Ha luas area di Lido, Jabodetabek.