MNC Insurance Business Group Dorong Transformasi Industri Asuransi di InsurTech Asia 2026
Dia menyoroti peran teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), analisis data, dan bundling insurance dalam menghadirkan layanan yang lebih personal, efisien, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
"Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Industri asuransi harus mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku pelanggan serta memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan relevan,” ujar Risye.
Sejalan dengan tema konferensi, perkembangan industri InsurTech menunjukkan tren yang sangat positif. Di Indonesia, pasar InsurTech diproyeksikan akan turus berkembang secara signifikan hingga 2034, didorong oleh meningkatnya penetrasi digital, kebutuhan akan produk yang lebih personal, serta kolaborasi antara perusahaan asuransi dan platform teknologi.
Selain itu, tren global menunjukkan meningkatnya pemanfaatan AI, data analytics, serta model embedded insurance yang memungkinkan produk asuransi terintegrasi langsung dalam berbagai ekosistem digital, sehingga memperluas akses dan meningkatkan pengalaman pelanggan.
MNC Insurance Business Group melihat bahwa kolaborasi dalam ekosistem digital menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan. Sinergi antara perusahaan asuransi, teknologi, dan mitra strategis diyakini mampu menghadirkan inovasi produk serta meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.
Partisipasi ini juga menjadi bagian dari komitmen MNC Insurance Business Group dalam menghadirkan solusi perlindungan yang inovatif, adaptif, dan berbasis teknologi, guna menjawab tantangan industri sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Melalui keikutsertaan ini, MNC Insurance Business Group berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun industri asuransi Indonesia yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing global.
Editor: Aditya Pratama