Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bank Mandiri Mau Buyback Saham Rp1,17 Triliun, Ini Prospek Analis
Advertisement . Scroll to see content

Mitratel Akan Buyback Saham, Siapkan Dana Rp1 Triliun

Kamis, 02 Juni 2022 - 12:52:00 WIB
Mitratel Akan Buyback Saham, Siapkan Dana Rp1 Triliun
Mitratel akan buyback saham, siapkan dana Rp1 triliun
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel (MTEL) akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun buyback tersebut senilai Rp1 triliun dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar 7,5 persen dari modal disetor.

Dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (2/6/2022), buyback saham akan dilakukan secara bertahap dalam periode tiga bulan terhitung sejak 2 Juni hingga 2 September 2022 dengan pembatasan harga pembelian saham sebesar maksimum Rp801 per saham.

"Berdasarkan data perseroan, harga saham MTEL turun sejak tanggal 10 Mei 2022 di Rp765 dan turun drastis pada tanggal 17 Mei 2022 di Rp685 hingga tanggal 18 Mei 2022 di Rp665," tulis Mitratel dalam prospektusnya, dikutip Kamis (2/6/2022).

Menurut Mitratel, penurunan harga saham tersebut tidak mencerminkan kinerja positif perseroan, sehingga perseroan bermaksud untuk menunjukkan komitmennya dalam rangka meningkatkan nilai pemegang saham melalui pembelian kembali saham perseroan. Adapun pada perdagangan sesi I hari ini, saham MTEL dibuka di Rp690.

Dengan pertimbangan-pertimbangan di atas, perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan dan tercatat di BEI dengan jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20 persen dari modal disetor dalam perseroan sebagaimana diatur dalam POJK 2/2013 dan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5 persen dari modal disetor.

“Pembelian kembali saham tidak akan mempengaruhi kondisi keuangan perseroan karena sampai dengan saat ini perseroan mempunyai modal kerja yang memadai untuk membiayai kegiatan usaha perseroan,” tutur Mitratel.

Biaya pembelian kembali saham akan berasal dari kas internal perseroan yang dihasilkan dari kegiatan usaha operasional. Perkiraan nilai nominal saham yang akan dibeli kembali adalah sebanyak-banyaknya Rp1 triliun. Biaya pembelian kembali saham tidak termasuk komisi pedagang perantara serta biaya lain berkaitan dengan pembelian kembali saham.

Dengan asumsi perseroan menggunakan kas internal untuk pembelian kembali saham sejumlah perkiraan nilai buyback, maka aset dan ekuitas akan menurun sebesar perkiraan nilai buyback.

Perseroan berkeyakinan pelaksanaan transaksi pembelian kembali saham tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha perseroan, mengingat perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha perseroan.Pembelian kembali saham akan dilakukan oleh perseroan dengan pembatasan harga pembelian saham sebesar maksimum Rp801 per saham.

Setelah berakhirnya periode pembelian kembali saham, perseroan dapat melakukan pengalihan atas saham hasil pembelian kembali dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya POJK 2/2013.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut