Mengenal Rolupat Batik, Membawa Produk Fesyen UMKM hingga Mancanegara
"Ini adalah gaya yang berbeda, sehingga orang asing sangat tertarik. Di Eropa, Korea, dan Amerika, mereka sangat menyukai produk batik, disanakan tidak ada," ucapnya.
Selain dekorasi meja, Henny juga membuat celana jeans dengan motif batik untuk diekspor. Demikian pula dengan tas batik dengan motif daun monstera yang digemari pembeli internasional. "Tas ini sangat digemari di Hongkong," ucapnya.
Henny menuturkan, produk batik yang dijualnya merupakan hasil karya 150 usaha kecil di bawah binaan Rolupat yang tersebar di berbagai daerah.
"Batik-batik yang kita pasarkan produksi UMKM yang kita bina. Kita edukasi mereka untuk memproduksi motif tersebut, kemudian kita beli putus hasilnya untuk kita pasarkan ke luar negeri," katanya.
Henny menjelaskan bahwa keuntungan yang diperoleh dari bermitra dengan UMKM ini bisa mencapai 30 hingga 50 persen. Namun keuntungan tersebut tak masuk ke kantong pribadinya.