Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pengusaha Keberatan Produksi Batu Bara Dipangkas Signifikan, Khawatir Berdampak PHK Massal
Advertisement . Scroll to see content

Menang Lelang, Petronas Garap Blok Migas Bobara di Papua Barat

Selasa, 20 Februari 2024 - 14:21:00 WIB
Menang Lelang, Petronas Garap Blok Migas Bobara di Papua Barat
Petronas Carigai North Madura II Ltd ditetapkan sebagai pemenang lelang penawaran Wilayah Kerja (WK) Bobara yang berlokasi di perairan Provinsi Papua Barat. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) telah menetapkan pemenang lelang penawaran Wilayah Kerja (WK) Migas Tahap III Tahun 2023 untuk WK Bobara yang ditawarkan melalui mekanisme Lelang Reguler. Adapun pemenang lelang di WK terrsebut adalah Petronas Carigai North Madura II Ltd. 

Penawaran WK Migas Bobara dimulai sejak 20 September 2023 dan berakhir pada 15 Desember 2023 lalu. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji menuturkan, WK Bobara yang berlokasi di perairan Provinsi Papua Barat memiliki luas area 8.444,49 km2 dengan potensi sumber daya minyak dan gas bumi sebesar 6.8 Billion Barrel Oil Equivalent (BBOE).

"Berdasarkan hasil penilaian atas dokumen partisipasi dari peserta lelang, selanjutnya telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, perusahaan Pemenang WK Migas Bobara adalah Petronas Carigali North Madura II Ltd," kata Tutuka dalam acara penutupan bulan K3 Nasional di Kantor Lemigas, Jakarta, Selasa (20/2/2024). 

"Selamat kami ucapkan kepada pemenang lelang, kami sangat mengharapkan sekali agar komitmen yang telah disampaikan dapat dilaksanakan sesuai jadwal dengan baik," kata Tutuka.

Dalam kesempatan itu, Tutuka juga mengatakan bahwa dari hasil Penawaran WK Migas Tahun 2023 sebelumnya, pemerintah telah melakukan penandatanganan Kontrak 4 WK Migas, yaitu WK Akia, Beluga, Bengara I dan East Natuna. Dengan bertambahnya pemenang WK Bobara ini, pemerintah mendapatkan total investasi komitmen pasti sebesar 51,62 juta dolar AS dan bonus tandatangan total sebesar 1,2 juta dolar AS.

"Dengan adanya kegiatan eksplorasi di Wilayah Kerja baru ini diharapkan dapat ditemukan cadangan minyak dan gas bumi baru yang signifikan untuk dapat meningkatkan produksi minyak dan gas bumi di Indonesia," ucapnya. 

Sementara itu, untuk WK Migas yang belum memiliki pemenang pada Penawaran WK Migas Tahun 2023, seperti WK Natuna D-Alpha, Panai, Patin, Akimeugah I, dan Akimeugah II ditetapkan menjadi Wilayah Kerja Available. 

"Hal ini menjadi kesempatan emas bagi Badan Usaha atau Bentuk Usaha Tetap yang berminat untuk mengusulkan pengelolaan WK Available ini sesuai dengan Terms and Conditions yang diharapkan untuk batas waktu 6 bulan kedepan," tuturnya. 

Untuk mengoptimalkan potensi minyak dan gas bumi di Indonesia, pada tahun ini pemerintah juga menyampaikan kandidat WK yang sedang dievaluasi untuk ditawarkan. Tutuka melanjutkan, pemerintah akan terus berupaya mengundang investor untuk melakukan kegiatan eksplorasi migas dalam upaya ikut menjaga ketahanan energi nasional. 

"Saya ingin menekankan bahwa Indonesia masih memiliki potensi minyak dan gas bumi yang melimpah untuk mendukung kebutuhan energi. Kami mengundang calon investor dan Perusahaan Minyak dan Gas Bumi yang memiliki kapabilitas serta memenuhi syarat dapat bekerja sama dengan kami untuk mengembangkannya. Kami juga mengundang para penyedia teknologi untuk mendukung pengembangan sektor hulu migas," katanya. 

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut