Mantan Bos Kripto FTX Sam Bankman-Fried Dituduh Suap Pejabat China Rp600 Miliar, untuk Apa?
Dugaan suap itu terjadi setelah berbulan-bulan upaya lain dilakukan untuk mengakses dana, yang menurut Bankman-Fried telah dibekukan sebagai bagian dari penyelidikan terhadap perusahaan perdagangan lain. Insiden itu terjadi sebelum kejatuhan FTX tahun lalu secara dramatis, ketika laporan tentang keuangan perusahaan menyebabkan penarikan dana besar-besaran, yang mendorong perusahaan ke dalam kebangkrutan.
Setelah bangkrut, banyak orang tidak dapat mengakses dana mereka. AS pun mengajukan tuntutan pidana terhadap Bankman-Fried, menuduhnya menggunakan simpanan pelanggan di FTX secara tidak benar untuk mendanai Alameda Research, membeli properti, dan memberikan sumbangan politik.
Jaksa Federal AS Sita Aset Milik Sam Bankman-Fried Senilai Rp10,55 Triliun
Kejatuhan FTX memberi dampak besar di industri kripto, yang sudah menderita penurunan besar. Ini juga menjadi catatan buruk dalam karier Bankman-Fried, yang telah menjadi salah satu tokoh paling terkenal di sektor ini, memimpin bursa kripto dengan lebih dari 1 juta pengguna dan platform perdagangan terbesar ketiga di dunia.
Adapun Bankman-Fried sebelumnya mengakui penyimpangan dalam manajemen perusahaan, namun membantah melakukan penipuan. Sementara tiga rekan terdekatnya telah mengaku bersalah dan bekerja sama dengan penyelidik. Adapun, Bankman-Fried menghadapi ancaman penjara lebih dari 100 tahun jika terbukti bersalah.
FTX Sebut Kripto Senilai Rp6,3 Triliun Diretas
Editor: Jujuk Ernawati