Luhut Minta Jangan Sampai Terjadi Manipulasi Data Penerima Bansos
Pemerintah melalui PT Pos Indonesia dan jaringan Bank Himbara telah mulai menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) dan bantuan beras dari Bulog. Mereka menyalurkan BST dan sembako kepada para keluarga penerima manfaat (KPM) di sejumlah wilayah dibantu oleh pemerintah daerah dalam konteks untuk penyaluran dan proses verifikasi.
Pemerintah Alokasikan Bansos Rp55,21 Triliun selama PPKM Darurat, Ini Daftarnya
"Mohon kepada Dinas Sosial dan pemerintah daerah untuk memanfaatkan kesempatan ini agar tidak terjadi manipulasi data penerima bansos. Saya pikir penyiapan data, pengecekan data, verifikasi data itu betul-betul supaya jangan sampai ada data fiktif yang menerima bantuan," tuturnya.
Dia juga meminta PT Pos Indonesia bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam penyaluran bantuan agar tidak terjadi klaster baru saat masyarakat mengambil bansos.
Distribusi Paket Obat dan Bansos, Luhut: Pastikan Jangan Ada yang Terlewat
"Pemerintah daerah dalam penyaluran bantuan agar tidak terjadi klaster baru saat masyarakat mengambil bansos ini," ucapnya.
Editor: Jujuk Ernawati