Kisah Thio Bangun Craftote, Olah Eceng Gondok Jadi Produk Ekspor lewat Dukungan BRI
"Kelebihannya adalah eceng gondok ini ketika dia hidup, dia bisa dirobek. Tapi kalau sudah kering, gak bisa dirobek," tutur Thio.
Merasa menemukan jati dirinya kembali, Thio mulai memproduksi berbagai produk anyaman berbahan serat alam eceng gondok. Tas, keranjang, hingga hiasan dinding dibuat. Thio merasakan lonjakan semangat ketika melihat sejumlah karyanya mulai terkumpul.
BRI Imbau Masyarakat Jaga Data Pribadi, Waspada Modus Penipuan KUR
Hanya saja, Thio tak cepat puas. Dia ingin karyanya berdampak lebih luas. Idenya membangun Craftote Gallery & Coffee terbesit sepulang dari Abhimata Mitrasamaya, panti asuhan yang biasa dibantunya di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Saat itu, sang pemilik panti asuhan bertanya ke Thio soal peluang karier untuk anak asuhnya yang telah lulus sekolah.
"Kita kenal dengan ibu pantinya, karena sering ketemu ya seperti jadi kayak teman gitu. Lalu lama-kelamaan dia bilang gini, 'Pak Thio, anak-anak ada yang lulus, ada tiga anak, ada kerjaan gak buat mereka?' Saya bilang, 'Wah, gak ada,' gitu kan," tutur dia.
BRI Catat Kenaikan Transaksi Debit Contactless 1.144 Persen YoY per Maret 2026
Dalam perjalanan pulang ke Tomang, Jakarta Barat, sang istri, Rika Christina, melontarkan ide untuk membangun usaha yang menyerap tenaga kerja dari panti asuhan. Thio setuju dengan ide tersebut, namun sempat kebingungan dengan bidang usaha yang akan dijalani. Jawabannya datang dari hal yang paling dekat dengan dirinya, seni rupa, dan dipadukan dengan kedai kopi atau coffee shop.
"Memang kita senang ngopi, ya sudah karena latar belakang saya seni rupa, akhirnya saya lirik kerajinan tangan. Karena saya memang idenya suka yang kreatif-kreatif gitulah," ucap Thio.