Kisah Sukses Pendiri Jam Richard Mille, Sekali Luncurkan Produk Harga Termurah Dibanderol Rp1,2 Miliar
Tak lama kemudian, Matra menjual lini bisnis pembuatan jamnya kepada toko pembuatan jam asal Jepang, Seiko. Richard Mille pun memutuskan untuk bergabung dengan perusahaan perhiasan Mauboussin dan mendirikan bisnis pembuatan jam untuk perusahaan tersebut.
Richard Mille berkali-kali pindah perusahaan dan memiliki banyak pengalaman di berbagai posisi. Usai keluar dari Mauboussin dan menjadi salah satu pemegang sahamnya, ia menjabat sebagai manajer umum di divisi pembuatan jam dari toko perhiasan Place Vendome.
Pada akhirnya, berkat pengalaman yang solid dalam bidang perhiasan serta kronograf jam tangan, Richard Mille pun mendirikan perusahaan jam tangannya sendiri.
Bersama dengan Dominique Guenat dan Lucien Tissot, ia berkolaborasi untuk membuat produk jam tangan karena ketertarikan yang sama di dunia mobil balap, aeronautika dan mekanik.

Perusahaan jam tangannya resmi berdiri dengan nama Richard Mille SA pada 1999. Ia mendirikan perusahaan ini bersama pabrikan jam tangan asal Swiss, Audemars Piguet. Dua tahun setelahnya, mereka berkolaborasi untuk mendesain sebuah jam tangan dengan konsep otomotif, aeronautika, dan pelayaran. Pada 2001, ia meluncurkan Richard Mille RM001 Tourbillon.