Kisah Sukses Pemilik Keripik Kentang Kentunk, Mulai Usaha dengan Rp300.000 kini Raih Omzet Puluhan Juta
Dia mengungkapkan, pelanggan awal adalah keluarga, kemudian lama-lama banyak orang yang membeli keripik kentang buatannya yang dirintis mulai tahun 2021.
Kisah Sukses Rayndra Syahdan Mahmudin Petani Milenial Magelang yang Miliki 1.100 Domba
Tak berhenti di situ, Raka pun memasarkan produknya melalui 3 cara, yaitu konsinyasi ke toko-toko, reseler, dan melalui media sosial dan e-commerce.
"Sekarang konsinyasi dengan toko-toko sudah ada 100 titik di Yogyakarta dan Jawa Tengah, reseler sekarang sudah ada 60 di seluruh Indonesia, mulai dari Sumatera sampai Sulawesi," ujar Raka.
Dia mengungkapkan, saat ini produksi keripik kentang Kentunk mencapai 160-200 kemasan per hari atau sekitar 40 kg per hari (1 ton per bulan). Harga jualnya sebesar Rp15.000/bungkus.
Saat bulan puasa dan lebaran, permintaan keripik kentang Kentunk terutama dari reseler biasanya meningkat hingga menembus 1.000 sampai 2.000 bungkus per bulan.
Hanya dalam waktu dua tahun menggarap bisnis ini, omzet Raka menapai Rp30 juta per bulan. Dia mengaku bisnisnya sangat terbantu melalui pemasaran di media sosial, terutama TikTok dan Instagram.