Kisah Sukses Eugenie Patricia, Mendirikan Puyo Dessert di Usia 19 Tahun
Melalui bazar tersebut, tak disangka penjualan puding laku keras, di mana menurut Eugenie Patricia saat itu Puyo Dessert habis dalam waktu 15 menit, dan perlu waktu 3 jam untuk proses pembuatan dan pengiriman di BSD, Tangerang.
Berawal dari bazar dan penjualan online, Eugenie Patricia dan Adrian memutuskan berjualan di mal atau pusat perbelanjaan. Mal pertama yang menjadi pilihan untuk membuka outlet Puyo Dessert di Living Mal Alam Sutera.
Kemudian, sampai tahun 2019 jumlah outlet Puyo Dessert mencapai 56 yang tersebar di Jabodetabek, Karawang, Bandung sebanyak 53 outlet, dan 3 outlet di Surabaya. Puyo didirikan dengan modal sebesar Rp5 juta, dan sampai sekarang seluruh outlet masih dikendalikan oleh Eugenie dan Adrian dan belum ada franchise.
Sejak Puyo Dessert didirikan, Eugenie memegang posisi Brand Director, di mana salah satu tugasnya mengatur marketing perusahaan. Bahkan, dirinya di awal munculnya Puyo juga terjun langsung masak puding, menerima dan mengantar pesanan, hingga mengatur Instagram untuk berjualan.
"Sekarang mungkin udah ada sekitar 30 orang dari team kita yang di headquarter, aku sekarang lebih fokus ke marketing atau creative, jadi aku Brand and Culture Director, jadi fokus aku di kantor lebih ke campaign, ide-ide kreatif apa yang bisa kita ulik lagi," kata dia.