Kisah Sukses Bos Wings Group, Berawal dari Jualan Sabun Door to Door
Keduanya sepakat membangun pabrik sabun yang diberi nama Fa Thong Fat. Produk pertamanya adalah sabun batang dengan nama Wings Soap, yang diproduksi dengan dibantu 6 orang pekerja.
Sebuah pabrik kecil itu berlokasi di Jalan Kalisosok Kidul No.2 Surabaya, Jawa Timur. Penjualannya pun belum semodern sekarang, di mana saat itu masih diantar memakai sepeda kayuh.
Kisah Sukses Pemilik Louis Vuitton, Orang Terkaya di Dunia Berharta Rp3.200 Triliun
Terlebih, penjualan sabun batangan ditawarkan dari pintu-ke-pintu alias door to door, menitipkan di toko hingga pameran. Seiring waktu berjalan, produknya kian bertambah, hingga ke sabun detergen.
Pada 1971, produksi sabun colek Ekonomi mendapat sambutan cukup besar dari masyarakat. Perusahaan mendorong sejumlah strategi demi memanfaatkan momentum ini, seperti menambah cabang distribusi, efisiensi jasa, hingga ekspansi bisnis dan iklan.
Kisah Sukses Pendiri Mayora, Lulusan Kedokteran Jadi Pengusaha Masuk Daftar Orang Terkaya RI
Kemudian pada 1974, kantor pemasaran Wings resmi dibuka di Jakarta, tepatnya di Jalan Cempaka Putih, dipimpin Teddy Jeffrey Katuari, dengan tiga orang pekerja dan 1 mobil distribusi. Pada 1976, perusahaan mendirikan anak usaha untuk memproduksi pasta gigi.