Kisah Austin Russell, Bangun Startup Teknologi di Garasi Kini Kekayaannya Tembus Rp24 Triliun
Teknologi ini dimaksudkan untuk membantu mobil mengerem secara otomatis di depan pejalan kaki yang tidak terduga, atau dengan aman menghindari kendaraan lain yang masuk ke jalur mereka. Dia menegaskan, teknologi yang dibuatnya bukan untuk menggantikan peran pengemudi.
"Tabrakan mobil tidak mungkin diberantas secara permanen, tetapi jika diterapkan dengan tepat, teknologi tersebut masih dapat menyelamatkan nyawa," ucapnya.
Teknologi yang dikembangkan Luminar berbeda dengan self-driving penuh yang dimiliki Tesla, bahkan dari segi harga. Beta self-driving penuh Tesla harganya mencapai lebih dari 15.000 dolar AS. Sementara, teknologi Lidar bisa menelan biaya puluhan atau ratusan ribu dolar untuk dikembangkan dan diproduksi
Sensor Luminar saat ini berharga antara 500-1.000 dolar AS. Dengan produksi massal, dia berharap dapat menurunkan harga tersebut hingga serendah 100 dolar AS per sensor.
“Ketika Anda berkomitmen untuk melakukan sesuatu, Anda tidak punya pilihan selain bisa membuatnya berhasil. Kegagalan bukanlah sebuah pilihan, dan saya tahu itu pasti tidak akan pernah untuk Luminar," kata Russell.
Editor: Aditya Pratama