Kemenko Marves Kembangkan Ekonomi Biru di Papua Nugini, Apa Itu?
Program itu merupakan langkah awal Kemenko Marves dan AIS Forum untuk peningkatan kapabilitas masyarakat di Papua Nugini. Artinya, ada berbagai kegiatan dan pemberdayaan yang juga dilakukan di negara tetangga Indonesia itu.
Radian mencatat, ada 30 bluepreneurs yang berasal dari berbagai wilayah di Papua Nugini dalam kegiatan tersebut. Pelatihan itu juga diselenggarakan dengan menggunakan pendekatan berbasis komunitas.
Menyasar kaum perempuan, anak muda, dan penyandang disabilitas sebagai peserta pelatihan. AIS Forum dan Kemenko Marves memberikan ruang bagi para bluepreneurs agar bisa berinovasi pada ekonomi biru.
Hal ini didasarkan bahwa Papua Nugini, bersama dengan negara-negara lainnya di Pasifik memiliki banyak sekali sumber daya potensial, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia.
Di hari ketiga pelatihan, hadir Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Papua Nugini, Andriana Supandy. Dubes Supandy ikut memantau pelaksanaan pelatihan dan ikut mencoba produk-produk yang dibuat oleh para peserta pelatihan.