JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan, pihaknya tengah mengkaji sistem dynamic pricing atau harga dinamis untuk LRT Jabodebek. Nantinya, tarif LRT akan berbeda antara di jam sibuk dan tidak sibuk.
Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menjelaskan, pengenaan tarif tersebut nantinya disesuaikan dengan jam operasional pada peak hours (jam sibuk) yakni pada pukul 05.00-10.00 WIB dan 16.00-20 WIB, serta dan non-peak hours pukul 10.00-16.00 WIB.
Perbaikan Trainset LRT Jabodebek Ditargetkan Rampung Desember 2023
Adapun, pada jam sibuk, pengenaan tarif LRT Jabodebek dimungkinkan akan lebih murah dibanding pada jam tidak sibuk.
"Ya kembali lagi namanya dynamic tergantung off sama peak-nya. Jadi ketika memang itu lagi peak seperti sekarang kan itu harganya bisa lebih murah," ujar Adita saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (7/11/2023).
Berkurang Lagi, LRT Jabodebek Kini Hanya Operasikan 8 Trainset
Adita menambahkan, rencana pengenaan harga dinamis masih dalam pembahasan. Hal ini karena membutuhkan waktu untuk penyesuaian sistem. Dia berharap, hal ini secepatnya dapat direalisasikan.