Kekayaan Bos Induk Shopee dan Garena Anjlok Rp24 Triliun dalam Semalam, Ini Penyebabnya
Pendapatan di unit game yang menghasilkan laba, yang membantu mendanai ekspansi Sea dalam e-commerce dan layanan keuangan digital, anjlok 41,2 persen menjadi 529 juta dolar AS. Sementara, penjualan dari layanan keuangan digital naik 53,4 persen menjadi 423 juta dolar AS.
CEO Sea, Forrest Li menuturkan, perusahaan mencatatkan laba bersih 331 juta dolar AS pada kuartal II 2023, lebih baik dari capaian periode yang sama tahun lalu dengan kerugian 931 juta dolar AS. Meski begitu, pihaknya mengisyaratkan adanya kerugian lanjutan yang akan dialami perusahaan.
“Kami telah memulai, dan akan terus meningkatkan investasi kami dalam menumbuhkan bisnis e-commerce di seluruh pasar kami. Investasi semacam itu akan berdampak pada keuntungan kami dan dapat mengakibatkan kerugian bagi Shopee dan grup kami secara keseluruhan dalam periode tertentu," ucap Li.
Pernyataan Li muncul saat Shopee menghadapi persaingan yang semakin ketat dari para pesaingnya seperti Lazada milik Alibaba dan TikTok milik ByteDance. Hal ini menandai pergeseran fokus perusahaan dari peningkatan profitabilitas. Sea melaporkan keuntungan pertamanya pada kuartal keempat tahun 2022, menyusul langkah-langkah pemotongan biaya yang melibatkan ribuan PHK karyawan dan pembekuan gaji.
Analis Citigroup, Alicia Yap menyebut, toleransi manajemen untuk kembali merugi menunjukkan bahwa kurangnya visibilitas pada efektivitas investasi Sea, dan kemungkinan pertempuran brutal baru saja dimulai.